DAPATKAN UANG DENGAN MENGKLIK

NOW OR NEVER



Setiap orang pasti memiliki suatu keadaan dimana dia harus memutuskan sesuatu. Apakah itu masalah percintaan, keuangan, pendidikan, dan pilihan pilihan lainnya dalam hidup. "Ada ungkapan bahwa hidup adalah pilihan, bahkan ketika kau tidak memilih sekalipun itu merupakan pilihanmu". Seorang filsuf besar, Albert Camus, pernah mengatakan bahwa “segala sesuatu di dunia ini bersifat pilihan”. Setiap waktu dalam hidup, kita banyak dihadapkan dengan berbagai pilihan. 

Memutuskan sesuatu tentunya butuh keberanian, bukan hanya keberanian untuk mengatakannya tapi juga keberanian untuk menghadapi segala resiko dari keputusan tersebut. Contoh jika kita ingin memutuskan resign dari perusahaan tempat kita bekerja, seharusnya kita sudah bersiap dengan segala resiko yang akan kita hadapi misalnya tdk diterimanya diperusaan lain atau tidak menghasilkan saat mencoba membuat usaha sendiri. Namun itulah sebuah keputusan membutuhkan sebuah kajian yang matang sebelum memutuskan dan juga keberanian untuk menghadapi resiko dari keputusan tersebut.

Memilih bukanlah sesuatu yang gampang, sebab ketika kita salah memilih maka akan berpengaruh terhadap kehidupan kita saat ini dan masa depan. Namun ketika salah memilih bukanlah juga menjadi sebuah akhir bagi hidup kita, sebab masih ada pilihan apakah kita ingin mengakhiri kesalahan itu ataukah membiarkannya berlarut larut. 


Ungkapan diatas bermakna bahwa, beranilah dalam setiap kesempatan, beranilah dalam mencoba, beranilah menerima setiap tantangan selagi muda maka kamu akan mengetahui sampai mana kemampuanmu sehingga kamu terus bisa meningkatkannya. Namun janganlah menjadi penakut seperti domba yang akhirnya kamu takkan pernah tahu potensimu sejauh mana sehingga tidak akan da perkembangan pada dirimu. 

"So be brave bro, beranilah. Tantangan, hambatan, dan masalah dalam hidup itu ada bukan untuk kita hindari namun untuk diselesaikan, sehingga membuat kita semakin terasah dan semakin pantas untuk berada di puncak"(E.S)

Semoga bermanfaat....................




CARA MEMBUAT BINGKAI FACEBOOK

Anda pasti tidak asing lagi dengan adanya berbagai bingkai facebook yang semakin membuat menarik tampilan profil fb kita. Terdapat berbagai macam bingkai yang dapat kita buat sendiri yang juga dapat digunakan oleh teman teman facebook yang lain. 

Untuk membuat bingkai facebook ada dua langkah utama yang harus kita lakukan yaitu membuat bingkai dengan Photoshop dan langkah kedua adalah mengupload bingkai yang telah kita buat ke facebook :
A. Membuat bingkai 

  1. Langkah pertama adalah membuka Photoshop CS6, karna yg saya gunakan kebetulan adalah adobe photoshop cs6.
  2. Selanjutnya setelah photoshop terbuka, pada menu file klik new, kotak dialog new akan muncul kemudian aturlah sesuai gambar dibawah ini. setelah pengaturan selesai klik OK.
  3. selanjutnya buatlah gambar atau tulisan apapun yang anda inginkan dengan photoshop. pada gambar dibawah ini saya membuat tulisan I am Blogger. setelah itu simpan file photoshop tadi dalam formt PNG.

B. Langkah selanjutnya mengupload ke facebook
masuk ke link berikut ini platform FB lalu klik buat bingkai. lalu pilih uggah seni, setelah itu unggah bingkai yang telah anda buat tadi dalam format PNG setelah itu sesuikan ukuranya. lalu edit nama, katakunci, lalu klik save jika telah selesai. maka bingkai anda siap digunakan. 



BERIKUT CONTOH CONTOH BINGKAI YANG TELAH SAYA BUAT 





MAKANAN JATUH : SEBELUM LIMA MENIT MITOS ATAU FAKTA

Hasil gambar untuk mitos atau fakta makanan lima menit jatuh masih bisa dimakan
Sudah sejak dulu istilah belum lima menit ini kita kenal. Di daerah saya sering sekali jika makanan yang jatuh akan diambil kembali karna belum lima menit. Karna katanya ketika belum lima menit maka kuman belum ada pada makanan itu. 

Ada seorang siswa bernama Jillian clarke dia adalah siswa magang di laboratorium mikrobiology di University of Illinois, yang pertama kali menyelidiki mitos urban ini secara ilmiah pada tahun 2003. Clarke beserta tim penelitinya menanamkan koloni bakteri E. coli — penyebab sakit perut, diare, dan muntah — pada dua jenis media: ubin kasar dan halus. Kemudian, ia menempatkan sebuah permen jelly dan kue kering pada kedua jenis ubin tersebut selama lima detik. Hasilnya, bakteri E.coli berpindah dari lantai yang halus ke makanan tersebut dalam waktu lima detik, bahkan bisa lebih cepat lagi pada jenis permukaan ubin yang halus.

Namun, yang tidak diperhitungkan dari penelitian ini adalah lantai laboratorium memang sangat bersih dan steril — layaknya laboratorium lain pada umumnya — dan tidak dilakukan pada kondisi lantai yang basah, karpet, atau menggunakan jenis makanan yang lain, misalnya permen karet atau es krim. Clarke berpendapat bahwa keadaan lantai yang kering tidak memungkinkan bagi banyak patogen, seperti salmonella, listeria, atau E.coli untuk hidup, karena bakteri membutuhkan kelembapan untuk bisa berkembang biak.

Hasil gambar untuk mitos atau fakta makanan lima menit jatuh masih bisa dimakan

Dilansir dari The Guardian, sebuah studi tahun 2007 milik Paul Dawson, seorang profesor teknologi makanan di Clemson University, menemukan bahwa tingkat kekotoran lantai adalah faktor yang lebih penting dibanding seberapa lamanya sepotong makanan teronggok di lantai. Menggunakan sepotong roti dan seiris daging asap, ia menunjukkan bahwa lebih baik untuk menjatuhkan makanan di lantai berkarpet — yang sudah lebih dulu ditanami koloni salmonella — di mana hanya terjadi kurang dari 1% kontaminasi bakteri, daripada di permukaan ubin atau lantai kayu, yang menunjukkan 70% kontaminasi bakteri pada makanan.

Sebuah studi lainnya dari Aston University, dikutip dari CNN, menemukan bahwa, sesaat begitu makanan menyentuh permukaan lantai, makanan tersebut akan langsung terkontaminasi — terutama pada permukaan yang halus — tetapi jumlah bakteri dalam makanan akan bertambah sepuluh kali lipat setelah 3-30 detik teronggok di lantai.

Ronald Cutler, profesor mikrobiologis dari University of London, dilansir dari NHS, berpendapat bahwa prinsip “belum lima menit” memiliki sedikit dampak pada jumlah bakteri di makanan Anda dari permukaan lantai yang tercemar berat. Menurut hasil penelitiannya, setiap makanan yang diuji — di berbagai jenis permukaan dengan berbagai jenis koloni bakteri dan jangka waktu berbeda — sama tercemarnya. Lebih lanjut ia menyarankan, tidak peduli di lantai atau di karpet, begitu makanan terjatuh, sebaiknya buang saja.
Jadi Bolehkah Memakan Makanan Yang Jatuh Hanya beberapa Detik ?
Berdasarkan fakta-fakta diatas maka sebenarnya istilah belum lima menit adalah sebuah mitos di mana berdasarkan hasil studi para ilmuan bahwa bakteri dapat mengkontaminasi makanan yang jatuh pas setelah makanan itu jatuh ke lantai atau permukaan lainnya. Dan bakteri dapat langsung menjangkiti makanan setelah 3-30 detik bahkan sepuluh kali lipat banyaknya apalagi pada permukaan yang halus. Jadi untuk menghindari terjangkiti penyakit ada baiknya anda tidak memakan kembali makanan yang sudah jatuh walaupun itu hanya beberapa detik apalagi sudah sampai satu menit. Jadi istilah belum lima menit makanan jatuh masih bisa dimakan adalah mitos.